Perjalanan Menuju Wat Arun, Candi Termegah Di Thailand
Halo All Crew
Sepertinya Lama Sekali Blog ini tidak saya update dikarenakan kesibukan menggunung dalam pekerjaan saya yang cukup menguras waktu dan tenaga ( biar terkesan sibut padahal alasan utamanya malas aja sih ). Semoga nggak bosen ya nunggu kelaamaan.
Okelah dalam tulisan saya kali ini saya akan menuliskan pengalaman saya ketika kemarin berkunjung ke Bangkok Thailand. Yaps, Pada artikel saya kali ini saya akan menuliskan tentang Wat Arun sebagai Iconic Landmark yang wajib dikunjungi kalau teman - teman crew berkunjungan ke Bangkok.
Nama Asli Wat Arun !
Wat arun memiliki nama panjang Wat Arunratchawararam Ractchaworamahavihara. di wikipedia disebutkan Wat Arun Rajwawaram atau Candi Fajar, diambil dari Nama Dewa Fajar, Aruna.
Lokasi Wat Arun
Lokasi Wat Arun ada di Tepi Hulu Sungai Chao Phraya. Salah satu sungai terpanjang yang totalnya mencapai 372 Kilometer. Sungai ini panjangnya hampir 3 kali lipat jika dibandingkan dengan Kali Progo Yogyakarta yang panjangnya sekitar 140 Km. Lumayan Panjang ya teman teman crew.
https://maps.app.goo.gl/LP5qrfqjnr3SRErN7
Akses Menuju Wat Arun
Wat Arun dapat di akses dengan cara menyeberang Sungai Chao Phraya. Bagi Teman teman crew yang menggunakan armada big bus untuk berwisata menuju wat arun, urutan perjalananya adalah sebagai berikut, ini Berdasarkan perjalanan yang saya lakukan kemarin ya :
- Bis akan drop off penumpang di area sekitar Wat Pho ( Kuil Buddha Tidur )
- Setelah Drop Off kita akan dipandu oleh local guide untuk berjalan menuju ke pelabuhan Maharaj pier. Perjalanan dari tempat Drop Off menuju ke Maharaj pier kurang lebih sekitar 10 menit melewati benteng luar Wat Pho, selanjutnya melintasi warung warung penjual makanan dan juga toilet hingga akhirnya kita tiba di Maharaj Pier. Sesampai disini biasanya wisatawan akan melakukan foto - foto di area pelabuhan dengan view latar belakang sungai Chao Phraya dan Wat Arun dari kejauhan di seberang sungai. Untuk tour leader perhatikan durasi disini! karena angin berhembus lembut, sehingga kadang wisatawan betah berlama lama untuk berfoto yang jika dibiarkan akan banyak menyita waktu terlalu lama. Disekitar pelabuhan juga ada toilet untuk harga toilet umum disini tarifnya sekitar 5 Baht kalau di kurs in rupiah sekitar Rp. 2.500 Rupiah ya ga jauh beda dengan harga toilet Umum di Indonesia lah ya.
- Setelah berfoto sejenak makan kita akan antri di barisan untuk memasuki kapal menyeberang sungai Chao Phraya selama 10 -15 menit. Selama perjalanan singkat ini kita bisa berswagaya atau berfoto ria bersama, saran saya tetap hati hati bagi kalian yang membawa topi karena angin cukup kencang. Perhatikan juga kamera atau handphone jangan sampai malah terjatuh di air. Sebenarnya karena ini sungai, kita tidak merasakan deburan ombak kuat seperti ketika di laut ya, menurut saya penyeberangn berjalan cukup smooth, sampai akhirnya perahu bersandar.
- Setelah turun Dari kapal kita akan berjalan masuk menuju Wat Arun, sebelum masuk ke mandala utama candi, kita bisa mengambil foto bersama dengan view latar Belakang Bangunan Wat Arun Yang tampak Megah dari taman.
- Kemudian kita akan masuk ke Komplek Utama Wat Arun temple. Setelah Melihat dan puas berfoto foto, lagi lagi ada wisata belanja di dalam Wat Arun, tepatnya ada di samping tembok mandala utama dengan akses jalan yang sengaja dibuka searah dengan jalan menuju ke toilet. Aneka jajanan, pakaian, aksesoris dll dijual disini dengan harga yang relatif murah Untuk Kaos berkisar di harga 100 - 150 Baht untuk asesoris seperti gelang harganya cukup bervariatif
- Selesai berkunjung kita akan keluar melalui akses pintu yang berbeda dengan pintu masuk. Kemudian Standby di tepi jalan raya untuk untuk dijemput bus yang akan membawa kita menuju destinasi selanjutnya.
- Menara : Wat Arun memiliki menara utama yang tinggi menjulang setinggi 82 meter dengan ornamen pecahan keramik warna warni yang berkilauan saat terkena sinar matahari.
- Prasada : Wat Arun memiliki beberapa prasada yang lebih kecil disekitar menara utama yang dihiasi dengan patung Buddha dan makhluk mitologi
- Stupa : Mirip candi borobudur, Wat arun juga memiliki stupa yang berbentuk lonceng. Stupa ini dihiasi dengan emas dan Permata.
- Dekorasi : Wat Arun dihiasai dengan berbagai macam dekorasi mulai dari ukiran, mozaik dan lukisan. Dekorasi ini menceritakan kisah kisah dari agama Buddha dan Mitologi Thailand.
- Menara utama melambangkan Guung meru yang merupakan pusat alam semesta dalam Agama Buddha
- Prasada Melambangkan Pencerahan Buddha
- Dekorasi melambangkan berbagai aspek agama dan Mitologi Thailand.
- Pakaian : Pengunjungn Wajib berpakaian sopan saat masuk Kuil tidak boleh menggunakan pakaian terbuka seperti tank top, celana pendek dan Rok mini
- Pengunjung tidak diperbolehkan membawa tas besar ke dalam Kuil. Tas Besar dapat disimpan di Loker yang tersedia di luar Kuil dengan biaya 20 Baht
- Tersedia Local Guide jika ingin tau lebih dalam terkait Wat Arun
- Waktu Terbaik berkunjung adalah Pagi dan Sore hari karena jika siang hari cuaca cukup terik sekali.







Komentar
Posting Komentar